Hidupku terasa sulit sekali saat aku mengerti sesuatu yang belum pernah ku ketahui dan terjadi.terasa hidup ini seperti permainan "yoyo" ditarir, diulur, dilempar, diputar-putar tidak mesti arah. terkadang aku kuat menghadapi segalanya, namun aku hanyalah manusia biasa. yang memiliki rasa lemah pula.
Rasa lemah, Hilang Harapan tak ada pendirian membuat hidupku terasa amat kacau, bahkan lebih kacau dari lukisan-lukisan abstrak terkenal dunia. ingin sekali ku Tidur dalam damai. melupakan segala macam urusan di dunia dan tak ingin bangun kembali. namun . . . . aku pun tak bisa.
Dalam penatku, sejenak ku berkhayal melepaskan ketegangan yang ada dikepalaku yang rasanya terus memporakporandakan pikiranku. aku berkhayal tentang menjauh dari keramaiaan, menjauh dari semua orang. namu dimana tempat itu pun aku tak tahu. berhayal terbang di angkasa, dihembus angin sepoi-sepoi membuat bulu kuduk ku terbang berirama mungkin ini menyenangkan, ingin ku merasakan.
Dalam khayalanku, aku berharap segalanya dapat menjadi sebuah kenyataan kelak, walaupun tidak semua tapi jika ada khayalanku yang terwujud pastilah aku Bahagia, karena bisa ku pegang dunia dan ku selami samudra.
Tapi ku sadar Khayalan itu seperti mimpi, mimpi yang belum tentu akan menjadi sebuah kenyataan. namun ku bersyukur, karena ku masih memiliki sedikit impian yang dapat ku gunakan untuk menambah sedikit amunisi semangat hidupku kelak.
Biyarlah ku sejanak Berkhayal dan meninggalkan penatnya Dunia. . .
![]() |
| Gambar Aslinya Klik |
Dalam penatku, sejenak ku berkhayal melepaskan ketegangan yang ada dikepalaku yang rasanya terus memporakporandakan pikiranku. aku berkhayal tentang menjauh dari keramaiaan, menjauh dari semua orang. namu dimana tempat itu pun aku tak tahu. berhayal terbang di angkasa, dihembus angin sepoi-sepoi membuat bulu kuduk ku terbang berirama mungkin ini menyenangkan, ingin ku merasakan.
Dalam khayalanku, aku berharap segalanya dapat menjadi sebuah kenyataan kelak, walaupun tidak semua tapi jika ada khayalanku yang terwujud pastilah aku Bahagia, karena bisa ku pegang dunia dan ku selami samudra.
Tapi ku sadar Khayalan itu seperti mimpi, mimpi yang belum tentu akan menjadi sebuah kenyataan. namun ku bersyukur, karena ku masih memiliki sedikit impian yang dapat ku gunakan untuk menambah sedikit amunisi semangat hidupku kelak.
Biyarlah ku sejanak Berkhayal dan meninggalkan penatnya Dunia. . .
RSS Feed
Twitter
06.55
fachmi sanjaya

Posted in
0 komentar:
Posting Komentar