Neraka itu nyata adanya, benar pastinya dan gak enak rasanya. Gak percaya. . .
ayok ikut aku ke Neraka kalo mau, biyar kamu bisa ngerasain gmna rasanya di Neraka.

Neraka disini ialah neraka kehidupan di Dunia, bukan artian neraka yang sesungguhnya. disini saya ingin
berbagi pengalaman cerita dan pembelajaran kepada para pembaca tentang apa yang saya rasakan selama ini. pertama tama saya mohon kepada pembaca ambilah hikmah/pembelajaran,
Neraka kata yang menakutkan menyedihkan dan yang pasti tidak mengenakkan. saya telah merasakan tinggal di neraka entah telah berapa lama, namu ada sesosok Malaikat yang selalu setia membimbing menompang dan membantu saya hingga saya kuat menjalaninya. namum setelah Malaikat ini telah tidak berperan aktip, barulah aku merasakan neraka yang sebenarnya. neraka yang benar-benar menyiksa. menyiksa batin dan tenaga.
Neraka disini ialah Rumah dan Malaikat ialah IBU, kenapa begitu. karena itulah kenyataan. kenyataan yang pait namun dibalut dengan rapih sehingga manis kelihatannya.
rumah seperti neraka apabila tidak ada keharmonisan, kedamaiaan dan keterbukaan di dalam keluarga di rumah itu.
Setiap berada dirumah hati tak tenang pikiran kalut karena benar seperti terasa dineraka. dahulu ada ibuku yang selalu membawa suasana surga kerumah. namun kini lebih banyak dan lebih badjingan setannya sehingga hilang suasana surga dirumah.
Untuk setiap orang, IBU itu surga dirumah, beliau dapat memecah suasana baik gaduh, tenang dan lain-lain ketika seorang ibu telah kecewa, sakit, sedih, galau, berantakan. maka rumah itu seperti neraka. tidak ada kenyamanan dan ketentraman di dalamnya. SiAl semua ini aku alamai sendiri. . . . .
Neraka itu beneran ada coy, setiap perbuatan yang menimbulkan rasa tidak enak baik hati pikiran dan lain-lain itulah neraka. . .
note : DAMAILAH
ayok ikut aku ke Neraka kalo mau, biyar kamu bisa ngerasain gmna rasanya di Neraka.
Neraka disini ialah neraka kehidupan di Dunia, bukan artian neraka yang sesungguhnya. disini saya ingin
berbagi pengalaman cerita dan pembelajaran kepada para pembaca tentang apa yang saya rasakan selama ini. pertama tama saya mohon kepada pembaca ambilah hikmah/pembelajaran,
Neraka kata yang menakutkan menyedihkan dan yang pasti tidak mengenakkan. saya telah merasakan tinggal di neraka entah telah berapa lama, namu ada sesosok Malaikat yang selalu setia membimbing menompang dan membantu saya hingga saya kuat menjalaninya. namum setelah Malaikat ini telah tidak berperan aktip, barulah aku merasakan neraka yang sebenarnya. neraka yang benar-benar menyiksa. menyiksa batin dan tenaga.
Neraka disini ialah Rumah dan Malaikat ialah IBU, kenapa begitu. karena itulah kenyataan. kenyataan yang pait namun dibalut dengan rapih sehingga manis kelihatannya.
rumah seperti neraka apabila tidak ada keharmonisan, kedamaiaan dan keterbukaan di dalam keluarga di rumah itu.
Setiap berada dirumah hati tak tenang pikiran kalut karena benar seperti terasa dineraka. dahulu ada ibuku yang selalu membawa suasana surga kerumah. namun kini lebih banyak dan lebih badjingan setannya sehingga hilang suasana surga dirumah.
Untuk setiap orang, IBU itu surga dirumah, beliau dapat memecah suasana baik gaduh, tenang dan lain-lain ketika seorang ibu telah kecewa, sakit, sedih, galau, berantakan. maka rumah itu seperti neraka. tidak ada kenyamanan dan ketentraman di dalamnya. SiAl semua ini aku alamai sendiri. . . . .
Neraka itu beneran ada coy, setiap perbuatan yang menimbulkan rasa tidak enak baik hati pikiran dan lain-lain itulah neraka. . .
note : DAMAILAH
RSS Feed
Twitter
01.00
fachmi sanjaya
Posted in
0 komentar:
Posting Komentar